Sorotan Tajam: Brigjen Pol Eko Hadi Santoso Dicopot dari Jabatan di Tengah Penggerebekan Kasino Besar di Batam

Jakarta, H&K CYBER – Masyarakat Indonesia tak sebut identitasnya menjelaskan merindukan kinerja Jujur dan tegas terukur para mafia ketakutan sehingga Brigjen Pol Eko Hadi Santoso dicopot dari jabatan strategisnya, sebuah langkah nyata yang terjadi saat operasi besar masih berjalan—menimbulkan pertanyaan mendalam: apakah pejabat yang jujur dan berani sulit bertahan karena jaringan mafia yang jaegas uh lebih kuat?

Pergeseran Jabatan Resmi Brigjen Pol Eko Hadi Santoso dimutasi dari posisi Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. 

Keputusan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tanggal 30 Agustus 2026.

Ia tetap berada di lingkungan Bareskrim Polri dengan penugasan baru: Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I. Artinya: bergeser dari posisi kepemimpinan strategis.

Waktu yang Menarik Perhatian Perubahan ini terjadi saat penanganan kasus di kawasan THM Planet, Batam—termasuk dugaan peredaran narkotika dan perjudian—masih dalam tahap pengembangan di bawah arahan jabatannya yang lama.

Tanpa Penjelasan Khusus Secara tertulis, surat keputusan tidak merinci alasan spesifik atau menyebutkan keterkaitan langsung dengan penanganan perkara di Batam. 

Mutasi ini tercatat bersama pergeseran perwira lain sebagai bagian dari kebijakan rotasi rutin organisasi.

Namun di tengah masyarakat dan pengamat, kasus ini tetap menimbulkan pesan kuat: menegakkan hukum secara tegas di hadapan sindikat terorganisir seringkali berisiko tinggi. (TIM/RED)