Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) Tengah Menjadi Sorotan Publik

KALSEL, RJNPOS – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) tengah menjadi sorotan publik pada awal 2025-2026 karena gaya hidup mewah (flexing) anak Kapolda Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, sorotan terhadap LHKPN, serta gelombang demonstrasi mahasiswa menuntut evaluasi kinerja. Senin (10/3/2026)
Kasus menonjol lainnya meliputi keterlibatan anggota dalam tindak pidana, kasus pembunuhan oleh oknum, hingga pemecatan 25 personel sepanjang 2025.
Sorotan Utama Publik terhadap Polda Kalsel (2025-2026).
Kontroversi Gaya Hidup. Anak Kapolda Kalsel, Ghazyendha Aditya Pratama, menuai sorotan karena pamer kemewahan di media sosial.
Ultah Mewah Kapolda. Perayaan ulang tahun Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, yang dinilai mewah memicu perbincangan, meskipun pihak Polda memberikan klarifikasi dan Kompolnas menganggapnya dalam batas wajar.
Demonstrasi Mahasiswa. Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Kalsel (ULM, UIN Antasari, dll) menggeruduk Mapolda Kalsel pada awal Maret 2026, menuntut reformasi dan evaluasi internal kepolisian.
Kasus Oknum Anggota. Polda Kalsel menindak tegas 25 personel pada 2025 dengan sanksi pemecatan (PTDH) akibat kasus narkoba dan tindak pidana lainnya.
Kasus Pembunuhan oleh Oknum. Publik menyoroti keterlibatan anggota Polri (Brigadir MS) dalam kasus pembunuhan mahasiswi ULM.
Kinerja Penindakan. Meskipun dihujani kritik, Polda Kalsel tetap mencatat prestasi dalam operasi pemberantasan narkoba, salah satunya mengungkap jaringan internasional Fredy Pratama dengan menyita 29,9 kg sabu pada Februari 2026.
Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) tengah menjadi sorotan terkait beberapa kasus besar di awal 2026, terutama pengungkapan narkoba jaringan internasional Fredy Pratama seberat hampir 30 kg sabu dan 15 ribu pil ekstasi.
Isu lainnya melibatkan pemalsuan dokumen kendaraan, serta demonstrasi mahasiswa dan isu internal terkait pelaporan harta kekayaan Kapolda.
Berikut rincian kabar terbaru terkait Polda Kalsel:
Pemberantasan Narkoba. Ditresnarkoba Polda Kalsel menyita 29,9 kg sabu dan 15.056 butir ekstasi dari jaringan Fredy Pratama yang beroperasi di Kalimantan Selatan, dengan tersangka IW ditangkap pada 20 Februari 2026.
Pemalsuan Dokumen. Jaringan pemalsuan STNK, BPKB, dan dokumen kendaraan lainnya dibongkar pada pertengahan Februari 2026, mengamankan enam tersangka.
Demonstrasi & Kritik. Mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Kalsel melakukan aksi demonstrasi di depan Polda Kalsel membawa enam tuntutan.
Isu Internal & Kepemimpinan. Kapolda Kalsel saat ini adalah Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Terdapat sorotan mengenai laporan harta kekayaan Kapolda dan klarifikasi terkait isu pesta ulang tahun.
Kasus Lama. Sebelumnya, terjadi kasus oknum anggota polisi yang terlibat pembunuhan mahasiswi ULM pada akhir 2025.
Situasi di Polda Kalsel saat ini menunjukkan komitmen penindakan tegas terhadap kejahatan serius, diiringi pengawasan ketat terhadap kinerja internal.
Sehingga berita ini ditulis berdasarkan hasil pantauan Tim jurnalis. (TIM/RED)
