SOROTAN TEGAS GUBERNUR JAWA BARAT H. DEDI MULYADI, S.H., M.M. – TEGUR KERAS KEPALA DESA YANG TIDAK PEDULI RAKYAT

Foto : Dok. Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M.

BANDUNG, H&K CYBER – Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M. atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi, melontarkan peringatan yang sangat tegas dan tajam kepada seluruh Kepala Desa se-Jawa Barat yang dinilai melanggar prinsip pelayanan serta tidak memiliki kepekaan terhadap kesulitan rakyat. Minggu (26-7-2026)

Kang Dedi menegaskan, setiap Kantor Desa wajib menyediakan pos pengaduan yang mudah diakses masyarakat. 

Jika masih ada warga yang harus datang langsung ke rumah pribadi Kepala Desa sekadar untuk mengadu bahwa mereka tidak memiliki biaya berobat ke rumah sakit, maka Gubernur tidak akan segan-segan menghentikan seluruh bantuan anggaran yang dialokasikan Pemerintah Provinsi untuk desa tersebut.

“Saya hentikan bantuan itu! Saya tidak rela anggaran rakyat jatuh ke tangan pemimpin yang mati rasa, yang tidak punya empati dan tidak peduli saat rakyatnya menderita dan tak mampu berobat.”

Lebih lanjut Kang Dedi menyampaikan pesan yang mendalam namun tegas:

“Bangsa ini, sebagian besar, memang seperti itu. Jika tidak ditegakkan aturan dan tidak ditegaskan batasnya, mereka tidak akan bergerak. 

Ada kalanya ketegasan diperlukan agar keadilan dan kepedulian benar-benar sampai ke tangan rakyat yang membutuhkan.”

Pernyataan ini ditegaskan kembali untuk mengingatkan seluruh pemimpin di tingkat paling bawah agar senantiasa ingat bahwa kekuasaan dan anggaran yang diemban adalah amanah, bukan hak milik pribadi. 

Pemimpin desa harus menjadi garda terdepan yang peka dan menjadi tempat berlindung bagi warganya yang sedang kesulitan, bukan sebaliknya menjadi tembok penghalang bagi harapan rakyat. penulis: Arfendy