Ketum RJN Arfendy CFLE Sebut Wartawan Profesional Tak Perlu Takut Disebut ‘BODREX’, Ini Bukti Integritas yang Harus Dipertahankan

JAKARTA, RJNPOS.COM – Ketua Umum Pendiri RJN Arfendy CFLE Mengatakan Wartawan Tegak lurus terhadap Informasi Mereka tidak hanya bertugas menyampaikan berita, tapi juga memastikan bahwa setiap informasi yang disebarkan telah melalui proses verifikasi yang ketat.

“Jadi, alih-alih alergi dengan sebutan ‘bodrex’, Mari kita jadikan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan membuktikan bahwa jurnalisme yang baik adalah yang mengutamakan kebenaran dan kepentingan publik,” pungkas Arfendy CFLE.

Dengan semangat ini, wartawan profesional diharapkan tetap teguh memegang prinsip jurnalistik, sambil terus membangun kepercayaan publik melalui karya nyata yang berkualitas dan bertanggung jawab.

“Kritik Dan Cap Negatif seperti ‘BODREX’ seharusnya tidak membuat wartawan alergi. 

Justru, ini adalah momen untuk menunjukkan bahwa kita bekerja dengan Prinsip Akurasi, Objektivitas, Dan Keadilan,” tegas Arfendy CFLE seorang jurnalis yang telah meraih beberapa penghargaan.

Arfendy CFLE Menambahkan, istilah “bodrex” sering kali muncul karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang kompleksitas pekerjaan jurnalistik. 

“Tidak semua orang tahu bagaimana proses verifikasi informasi, riset mendalam, atau upaya menjaga independensi dalam setiap pemberitaan. 

Tugas kita adalah menjelaskan hal ini kepada publik, bukan malah tersinggung,” ujarnya.

Menurut data dari Dewan Pers, sepanjang tahun 2024, terdapat peningkatan laporan masyarakat terkait pemberitaan yang dianggap tidak memenuhi standar jurnalistik. 

Namun, di sisi lain, banyak juga wartawan yang tetap konsisten menjalankan Fungsi tugas dengan integritas tinggi, meski kerap dihadapkan pada stigma Negatif. Penulis Arfendy CFLE.