DPP FRJ-RI Minta APH dan Pemerintah Tindak Tegas Oknum Pemotong Dana Bansos di Desa Tegal Kunir Lor
TANGERANG, ruangjurnalisnusantara.com – Di Desa Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, muncul dugaan beberapa Ketua RT telah melakukan pemotongan terhadap dana Bantuan Sosial (Bansos) Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang seharusnya diterima penuh oleh warga. Senin ( 23/12/24).
Informasi ini terungkap setelah adanya surat pernyataan yang ditandatangani oleh tiga Ketua RT,
Dalam surat pernyataan tersebut, mereka menyatakan bahwa tidak akan ada lagi pemotongan atau pungutan dalam bentuk apapun terhadap dana Bansos (BPNT/PKH) yang diterima oleh warga penerima manfaat di Desa Tegal Kunir Lor.
Mereka juga menegaskan bahwa jika terjadi pungutan, para Ketua RT dari RT 01 hingga RT 022 siap mempertanggungjawabkannya di mata hukum.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Desa Tegal Kunir Lor ( MH.Kipang) terkait dugaan pemotongan dana Bansos tersebut, namun hanya memberikan jawaban disuruh datang ke untuk ngobrol.” Datang aja ngobrol”, ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.
DPP Forum Reporter da Jurnalis Republik Indonesia (FRJRI) melalui Arul Sekretaris Umumnya, menyampaikan harapannya agar APH dan Pemerintah Daerah dan Pusat segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan pemotongan dana Bantuan Sosial (Bansos) di Desa Tegal Kunir Lor.
Dirinya menekankan pentingnya peran aktif Pemerintah Daerah dan Pusat memastikan transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan kepada masyarakat.
“Kami berharap APH dan Pemerintah Daerah dan Pusat dapat segera turun tangan untukmemverifikasi informasi ini dan mengambil tindakan tegas terhadap Oknum yang terbukti melakukan penyimpangan, agar jangan sampai terjadi penyalah gunakan kewenangan jabatan yang berujung merugikan rakyat” tegas Arul.
Lebih jauh jauh dirinya mengatakan,” Siapapun yang terlibat pemotongang dana Bansos (BPNT dan PKH harus segera ditindak”, tutupnya.
(Tim/Red)
