Tokoh Pemuda Jambe Desak Pembenahan Karang Taruna: “Harus Kembali ke Marwah Organisasi Sosial”
Bocah Angon |

RJN POS | KABUPATEN TANGERANG — Organisasi Karang Taruna (Katar) Kecamatan Jambe yang seharusnya menjadi wadah pembinaan generasi muda serta mitra pemerintah dan masyarakat, kini menuai sorotan. Sejumlah pihak menilai, roda organisasi tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya dan terkesan terbengkalai.
Tokoh pemuda Kecamatan Jambe, Ahmad Suhud, dalam keterangannya kepada awak media pada Rabu (5/11/2025) menyampaikan pandangan kritisnya terkait kondisi Karang Taruna di wilayah tersebut.
Menurutnya, peran Karang Taruna Kecamatan Jambe belum optimal dan masih dipengaruhi kepentingan sejumlah pihak.
“Kami melihat masih ada kecenderungan keterlibatan pihak tertentu yang membawa kepentingan kelompok maupun pribadi. Akibatnya, banyak potensi pemuda yang seharusnya bisa ikut berkontribusi justru tidak dilibatkan,” ujar Suhud.
Ia menuturkan, beberapa pemuda di wilayah Jambe yang ingin berperan aktif dalam kegiatan Karang Taruna justru mengaku tidak mendapat ruang untuk berpartisipasi, bahkan untuk sekadar menyampaikan pandangan atau ikut dalam rapat koordinasi bersama pengurus tingkat desa.
“Padahal mereka datang dengan niat baik, ingin membantu dan menjadi bagian dari Karang Taruna Kecamatan. Namun, tanggapannya tidak sebagaimana diharapkan,” tambahnya.
Suhud juga menyoroti belum adanya kepengurusan definitif di tingkat Kecamatan Jambe, yang berdampak pada minimnya kegiatan dan kontribusi nyata organisasi terhadap masyarakat.
“Kondisi ini membuat Karang Taruna seolah jalan di tempat. Kami berharap ada perhatian dari pengurus tingkat Kabupaten agar persoalan ini bisa segera dibenahi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Suhud mendorong Camat Jambe untuk mengambil langkah tegas dengan melakukan pembinaan dan memfasilitasi terbentuknya kepengurusan baru Karang Taruna Kecamatan Jambe.
“Organisasi ini sangat penting untuk membantu program pemerintah dan memberdayakan masyarakat, jadi jangan dibiarkan vakum terlalu lama,” ujarnya.
Meski menyoroti adanya tarik-menarik kepentingan, Suhud menegaskan bahwa harapannya semata-mata demi kebaikan bersama, bukan untuk menyerang pihak tertentu.
“Kami hanya ingin Karang Taruna benar-benar menjadi wadah pemuda yang netral dan mengutamakan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan kelompok atau golongan tertentu,” tandasnya.
Pihaknya juga mengimbau agar pengurus Karang Taruna Kabupaten Tangerang tidak tutup mata terhadap kondisi ini dan segera melakukan pembenahan struktural agar organisasi kembali berfungsi sebagaimana mestinya.
“Kita semua berharap pembenahan ini segera dilakukan, demi kemajuan generasi muda dan masyarakat Kecamatan Jambe,” pungkasnya.
(Tim)
