SOROTAN KHUSUS: Kembali Temui Jokowi di Solo, Panglima Jilah Bawa Undangan Khusus Acara Adat Dayak

SOLO, H&K CYBER – 11 Agustus 2026 — Panglima Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah, kembali menemui Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di kediamannya di Sumber, Surakarta, Jawa Tengah, pada Senin (10/8/2026).

Iklan Numpang Lewat
Kedatangan Panglima Jilah ke Solo dilakukan secara khusus untuk menyampaikan undangan resmi menghadiri acara besar adat istiadat masyarakat Dayak yang akan digelar pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di Keramat Patih Patinggi Tariu Borneo Bangkule Rajakng, Pontianak, Kalimantan Barat.
“Kita akan mengundang beliau ke acara adat Dayak di tanggal 22 Agustus.” — ujar Panglima Jilah.
Acara tersebut diprediksi akan menjadi pertemuan adat terbesar dan dihadiri oleh kurang lebih 20.000 orang dari berbagai penjuru Tanah Dayak.
Panglima Jilah menegaskan kedatangannya kali ini murni menyampaikan undangan adat, bukan berkaitan dengan agenda kunjungan atau kegiatan lain.
Saat ditanya mengenai kemungkinan penganugerahan gelar adat kepada Joko Widodo, Panglima Jilah belum memberikan pernyataan pasti dan menyatakan undangan saat ini bertujuan untuk menghadiri acara adat tersebut. Beliau menyebut Joko Widodo sebagai tokoh besar bangsa yang dicintai rakyat, dan dinilai telah banyak membangun serta memajukan daerah selama menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
Seluruh masyarakat Dayak menantikan kehadiran beliau di tanah kelahiran leluhur untuk mempererat persaudaraan, menjaga warisan leluhur, serta menjunjung tinggi adat dan budaya yang tetap hidup dan lestari sepanjang masa. penulis: Arfendy
