Bocah Angon Soal Kinerja Pemerintah Desa Jangan Terlalu “Baperan” Jika Dikritik !!

Tangerang, Ruang Jurnalis Nusantara – Dewan Pimpinan Pusat Ruang Jurnalis Nusantara (DPP RJN) menyampaikan bahwa kritikan terhadap kinerja Pemerintah Desa merupakan bagian dari kontrol sosial yang sehat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Senin (28/04/2025)
Dalam beberapa kesempatan, kami melihat adanya sikap yang terlalu sensitif atau “baperan” dari sejumlah pihak dalam menanggapi kritik tersebut.
Imron, R. Sadewo, yang akrab disapa Bocah Angon, Tim ITE, (DPP RJN) menyatakan, “Kritik itu membangun, kenapa baperan?” Kritik terhadap kinerja pemerintah desa, baik yang datang dari masyarakat maupun media, bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik bagi publik.
“Sebagai masyarakat yang berhak menyampaikan pendapat, kritik terhadap kinerja pemerintahan, termasuk di tingkat desa, adalah hal yang wajar. Kritik yang disampaikan oleh warga atau media bertujuan untuk memastikan agar segala kebijakan dan program yang diterapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, pihak pemerintah desa diharapkan tidak merasa terancam atau merasa dihina ketika menerima kritik konstruktif,” Kata Bocah Angon.
Arfendy, CLFE Ketua Umum (DPP RJN) juga menegaskan pentingnya peran jurnalis dalam menyuarakan kepentingan publik dan mengawal proses pembangunan yang ada di setiap desa. Media memiliki hak dan kewajiban untuk memberikan masukan yang dapat memperbaiki kinerja pemerintah agar lebih transparan, efisien, dan tepat sasaran.
“Kami mengajak semua pihak untuk terbuka terhadap kritik dan tidak menjadikan hal tersebut sebagai hambatan dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, mari kita jadikan kritik sebagai alat untuk saling memperbaiki dan menjadikan Pemerintah Desa lebih baik ke depannya.”tutup, Arfendy.
Redaksi |
