Dugaan Kebal Hukum Warinussy Menantang Minta Kapolda Papua Barat Tangkap dan penjarakan Bos Cukong Tambang Emas Ilegal Yang menggunakan Bahan Jenis Mercury Beracun

MANOKWARI, ZONA MERAH86 – Warga yang mendiami tepian pantai Warikon dan Masaburi, Papua Barat Manokwari, kini terancam keracunan mercury beracun atau air raksa karena maraknya penggunaan zat berbahaya itu oleh penambang emas liar di sepanjang pantai warikon dan masaburu.

Di pantai sepanjang lebih kurang 80 kilometer tersebut, terdapat ribuan penambang emas liar yang beroperasi dan menggunakan logam cair mercury beracun untuk mengolah hasil tambangn emas nya.

Merkuri dari pengolahan emas itu langsung masuk ke pantai karena penambang melakukan pengolahan di sepanjang pantai warikon dan pantai masaburi Sp 9.

Padahal, ribuan warga dari beberapa desa di sepanjang pantai warikon dan pantai masaburi itu masih memanfaatkan laut sebagai sumber menangkap ikan untuk kehidupan sehari-hari.

Dari pantauan awak media buser di pantai warikon dan Masaburi, kamis (11/01/2024), ratusan peralatan tambang bertebaran di sepanjang pantai warikon dan wasaburi. 

Di sekitar pantai warikon dan pantai masaburi, Kabupaten manokwari, ratusan mesin alkon milik beberapa orang cukong alias bos donatur berinisial A dan E S Melakukan kegiatan penambangan, menyedot lumpur dan pasir untuk mencari emas, baik di darat maupun di laut.

Menurut kolslet nama samaran, warga sp 9, Kabupaten Manokwari, setiap satu ons merkuri digunakan untuk melarutkan sekitar lima gram emas.

Harga merkuri di pasaran setempat sekitar Rp 3 juta per kilogram. “Mudah dapatnya, beli di toko harga2 sama ibu Haji, “kata dia  

Padahal, warga memanfaatkan lautan untuk memancing, ataupun menjala ikan.

Untuk membersihkan hasil penambangan, para penambang emas itu menggunakan merkuri. 

“Butir-butir emas yang masih bercampur kotoran, seperti pasir atau tanah, dilarutkan dalam air raksa.

Setelah itu diperas dengan kain lembut. Pengolahan ini dilakukan di pinggir pantai itu juga,” kata koslet (35), penambang emas warga sp 9.

Di daerah pantai warikon dan masuburi, di sekitar Kota manokwari tampak putih, penuh dengan limbah mercury beracun hasil dari pada penambangan emas ilegal. 

Direktur LP3BH yang christian warinusi angkat bicara menananggapi terkait kegiatan penambangan emas ilegal di pantai warikon dan pantai masaburi.

Dengan menggunakan mercury beracun itu membahayakan warga yang tinggal di pesisir pantai manokwari. 

Warinusi meminta Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Edison Isir M. T. C. P untuk menindak tegas dan menagkap cukong bos tambang emas ilegal yang menggunakan mercury beracun, yang beriniaial bos An, bos w, Dan untuk bos Ed, tegas, “warinusi. 

Sehingga berita ini ditulis berdasarkan hasil pantauan Tim Jurnalis. (Ar)