Inisiatif Bang Bimo: BTC CUP I Jadi Simbol Kebangkitan Olahraga dari Akar Rumput

Kampung Kebon Tiwu, Desa Benda, Kecamatan Sukamulya – Kabupaten Tangerang

TANGERANG,  | RJNPOS.COM– Di tengah hangatnya semangat warga dan antusiasme generasi muda, BTC Cup I—turnamen voli terbuka perdana—secara resmi dibuka di Lapangan IREKT, Desa Benda. Acara ini menjadi bukti bahwa geliat olahraga dan rasa persaudaraan tumbuh kuat dari lapisan akar rumput, dan mampu menjadi energi positif bagi masyarakat desa. Sabtu ( 12/7/2025)

Turnamen ini diinisiasi oleh Mahfudz Fudianto (akrab disapa Bang Bimo), Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang. Dalam sambutannya, Bang Bimo menyampaikan bahwa BTC Cup bukan semata ajang kompetisi, tetapi lebih sebagai jembatan pemersatu masyarakat serta ruang pembinaan karakter dan kebanggaan lokal.

“Olahraga ini bukan sekadar soal menang dan kalah. Kita sedang menyemai semangat, membangun bakat, dan mempererat ikatan antarwarga. Di sini, kita tidak hanya mencari juara—kita mencari saudara,” ujar Bimo penuh semangat.

Ia menegaskan bahwa semua peserta merupakan putra asli daerah, tanpa pemain luar. Sebanyak 16 tim dari berbagai wilayah Kabupaten Tangerang siap berlaga selama dua hari ke depan, memperebutkan piala kehormatan dan hadiah pembinaan sebesar Rp 5 juta.

Kegiatan ini juga menjadi medium edukasi sosial, pembinaan sportivitas, serta upaya menggugah kembali semangat kolektif warga, khususnya generasi muda.

Dukungan Kepala Desa dan Dampak Nyata untuk Warga

Kepala Desa Benda, Sanuki, menyambut positif kegiatan ini. Ia menyebut bahwa olahraga voli memiliki sejarah prestasi membanggakan, termasuk menyumbangkan emas pada ajang Porprov Banten 2024.

“Turnamen ini bukan sekadar adu fisik. Ini adalah panggung lahirnya harapan baru—dari desa untuk Banten, bahkan Indonesia,” tegasnya.

Turnamen ini juga memberi dampak ekonomi langsung bagi warga. Aktivitas UMKM lokal terlihat bergairah seiring hadirnya keramaian penonton dan peserta dari luar desa.

Olahraga Sebagai Jalan Karakter dan Perubahan

Muhammad Supriyadi (Bung Jek Repsol), Ketua Komite Olahraga Kecamatan (KOK) Sukamulya, menekankan pentingnya olahraga sebagai sarana pendidikan karakter dan gaya hidup sehat.

“Olahraga membangun lebih dari sekadar fisik. Ia melatih disiplin, solidaritas, dan daya juang. Dan itu semua dimulai dari tempat-tempat seperti ini—dari desa.”

Sementara itu, Om Jawa, penanggung jawab acara, menyatakan bahwa ini baru permulaan. Turnamen lanjutan, termasuk kategori puteri, tengah dipersiapkan untuk memberikan ruang yang setara bagi semua.

Ajakan untuk Bersatu dan Terus Menyalakan Semangat Desa

Lewat BTC Cup I, masyarakat Desa Benda dan sekitarnya memberi pesan kuat: pembangunan manusia dimulai dari lapangan-lapangan kecil, dari peluh anak-anak desa, dari sorak-sorai warga yang mendukung dengan sepenuh hati.

“Dari desa, kita bangkit. Dari olahraga, kita bersatu. Mari jadikan semangat ini sebagai titik tolak untuk menumbuhkan kembali harapan dan kekuatan dari kampung halaman,” tutup Bimo.

Imron, R. Sadewo (Bocah Angon) Tim – Red