SOROTAN TAJAM : PEMERINTAHAN ACEH SINGKIL PERLU DINILAI SECARA UTUH DAN PROPORSIONAL

ACEH SINGKIL | H&K CYBER – Minggu, 23 Agustus 2026 Aktivis Pemuda Aceh Singkil, Ahmad Fadil Lauser Melayu, mengajak masyarakat menilai perjalanan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil secara menyeluruh, tidak parsial. Sabtu (22/8/2026)

Menurutnya, pemerintah tidak bisa dinilai hanya dari satu masalah, satu kebijakan, atau program yang belum selesai—melainkan harus melihat proses utuh: perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga dampak nyata bagi warga.

Kritik Objektif & Jangan Hanya Melihat Kekurangan

“Pemerintah memang harus diawasi, tapi jangan sampai karena ada kekurangan, seluruh kerja kerasnya dianggap tidak ada.” — Ahmad Fadil

Ia menegaskan kritik itu sah dalam demokrasi, namun harus objektif: Koreksi yang salah, tapi akui pula yang sudah berjalan dan bermanfaat Jangan abaikan capaian yang ada hanya karena fokus pada kekurangan

Sinergi Pemerintah & Masyarakat untuk Kemajuan Pembangunan butuh dukungan semua elemen—pemerintah tidak bisa sendiri, masyarakat butuh pemerintah yang berjalan baik:

“Beda pandangan boleh, tapi tujuan sama: Aceh Singkil maju, masyarakat sejahtera.”

Ia juga mengingatkan keberhasilan butuh waktu dan proses. Berikan ruang bagi pemerintah menyelesaikan program, namun tetap awasi secara kritis:

Dukungan ≠ membiarkan tanpa kontrol Kritik ≠ menutup mata terhadap keberhasilan Utamakan Kepentingan Daerah

Ahmad Fadil berharap semua pihak mengesampingkan kepentingan kelompok/politik sempit. Fokus utama:

“Bukan siapa paling hebat berdebat, tapi bagaimana Aceh Singkil terus maju.” Yang baik: Didukung Yang kurang: Diingatkan Yang butuh perbaikan: Dikawal bersama

Demikian pernyataan untuk menciptakan suasana konstruktif demi kemajuan berkelanjutan Aceh Singkil. (SM/RED)