Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) bekerjasama MOU dengan Perkumpulan Ruang Jurnalis Nusantara RJN Untuk UKW 

JAKARTA, RJN – Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) bekerjasama dengan Perkumpulan Wartawan Ruang Jurnalis Nusantara RJN Wadah Profesi Wartawan dan Media cetak, dan Online. Senin 27/5/2024.

Kerjasama ini meliputi banyak bidang mulai dari kerjasama di sektor pendidikan, publikasi hingga penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Dengan kerjasama tersebut, Universitas Moestopo akan memberi kesempatan pada perusahaan Pers media cetak, dan online untuk bisa melanjutkan pendidikan tinggi serta melakukan meningkatkan kualitas profesi mereka dengan mengikuti UKW.

Sekertaris Jenderal RJN Prof Dr KH Sutan Nasomal, S.Pdi, SE, SH, MH, P.hD, mengatakan “Kami sangat senang dengan kerjasama ini, Kami berharap kerjasama antara Universitas Moestopo dan RJN serta ini bisa membantu mewujudkan pers yang berkualitas,”

“Perguruan tinggi dan media haruslah bersinergi. Sebab, pada dasarnya kedua institusi ini memiliki tugas yang sama yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dengan caranya masing-masing,” cetus Ketua Umum RJN, Arfendy, CFLE 

Sementara MOU antara Universitas Moestopo dan RJN di tandatangani bersama Dr. Prasetya Yoga Santoso, M.M. Yang mewakili Universitas Moestopo dan disaksikan oleh kedua belah pihak Lilik dan Yongky.

“Kami berharap kerjasama ini bisa meningkatkan kualitas wartawan Indonesia ke depannya. 

Hal ini penting, karena pers yang berkualitas akan membantu masyarakat mendapat informasi yang berimbang dan menjauhkan masyarakat dari hoax,” lugas Dr.Dra.Retno Intani ZA, M.Sc

Menanggapi hal-hal tersebut, Dr. Prasetya Yoga Santoso, M.M. Dekan Fikom UPDM (B) Ketua Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Fikom UPDM (B) 

Dr. Dra. Retno Intani ZA, MSc itu adalah penguji yang juga Wakil Ketua Lembaga UKW Fikom UPDM (B) mewakili Universitas Moestopo pada kedua MOU tersebut berujar kalau pendidikan literasi sangat dibutuhkan Indonesia saat ini.

“Dan pendidikan literasi itu akan dengan mudah terwujud saat pers Indonesia bisa menampilkan kualitas, integritas dan transparasi yang baik,” pungkasnya. Penulis Arfendy, CFLE. (Lilik S/Yongky N.A)