RAPIMPROV KADIN Babel 2026: Ekonomi Naik Kelas, UMKM Berkualitas, Babel Mendunia

BABEL l H&KCEBER.co.id — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (RAPIMPROV) KADIN Babel 2026, Kamis (24/9/2026), di Renz Hotel Pangkalpinang.
Mengusung tema “Ekonomi Naik Kelas, UMKM Berkualitas, Bangka Belitung Mendunia”, RAPIMPROV menjadi momentum penting bagi KADIN Babel untuk menyatukan langkah dunia usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi sekaligus menangkap berbagai peluang baru.
Acara tersebut dibuka oleh Bapak Harwendro Adityo Dewanto, selaku Dewan Pembina KADIN Babel sekaligus pengusaha sukses, yang turut memberikan semangat dan dorongan kepada jajaran KADIN serta pelaku dunia usaha di Bangka Belitung untuk terus memperkuat kolaborasi dan meningkatkan daya saing daerah.
Bukan Sekadar Rapat
Ketua Umum KADIN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ritchie Glen Yapranadi, mengatakan bahwa tema RAPIMPROV dipilih karena Babel memiliki potensi besar yang harus dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang lebih bernilai.
“Kita ingin ekonomi Bangka Belitung tidak hanya tumbuh, tetapi naik kelas. UMKM harus semakin berkualitas, dunia usaha semakin kuat, dan produk daerah mampu bersaing hingga pasar global.”
Peningkatan kualitas UMKM, menurutnya, tidak cukup hanya melalui bantuan, tetapi harus disertai penguatan legalitas, manajemen, inovasi, digitalisasi, pembiayaan, kualitas produk, serta akses pasar.
RAPIMPROV KADIN Babel 2026 diharapkan menghasilkan rumusan program dan rekomendasi konkret untuk memperkuat dunia usaha, mendorong investasi dan hilirisasi, meningkatkan daya saing UMKM, serta membuka akses pasar yang lebih luas.
UMKM Berkualitas, Identitas Babel Tetap Menjadi Kekuatan
KADIN Babel juga mendorong agar pengembangan UMKM tidak membuat produk lokal kehilangan karakter dan identitas daerah.
UMKM Bangka Belitung diharapkan mampu mempertahankan ciri khas budaya, tradisi, kebiasaan dan kearifan lokal, sekaligus meningkatkan kualitas produk agar memenuhi standar pasar nasional maupun internasional.
Konsepnya adalah berpikir lokal dengan standar global. Produk daerah tetap membawa identitas Bangka Belitung, namun didukung kualitas, kemasan, teknologi, inovasi dan pemasaran yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Melalui RAPIMPROV 2026, KADIN Babel ingin memastikan forum organisasi tidak berhenti pada pembahasan, tetapi dilanjutkan dengan kerja nyata dan kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, UMKM dan berbagai pemangku kepentingan.
Ekonomi naik kelas, UMKM berkualitas, produk lokal tetap beridentitas, dan Bangka Belitung semakin dikenal dunia.
Itulah semangat yang dibawa KADIN Babel melalui RAPIMPROV 2026. (Julia Aditya)
