PENUTUPAN RAKORDA MUI WILAYAH V SE-KALIMANTAN 2026

PONTIANAK, H&K CYBER – Grand Mahkota Hotel | Minggu, 23 Agustus 2026 INFORMASI KEGIATAN Waktu: Minggu, 23 Agustus 2026, Pukul 08.30 WIB.

Tempat: Ballroom Grand Mahkota Hotel Pontianak Peserta: ±200 orang (tokoh agama, pejabat negara, pimpinan ormas Islam se-Kalimantan)

DAFTAR TAMU & PEJABAT HADIR Dr. H.M. Rifqinizamy Karsayuda, S.H., M.H. – Ketua Komisi II DPR-RI Buya Dr. H. Amirsyah Tambunan, M.A. – Sekjen MUI Pusat Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T. – Walikota Pontianak H. Satono, S.Sos., I., M.H. – Bupati Sambas Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I. Kepala Kanwil Kemenag Kalbar H. Kamaludin, M.Pd. – Kepala Kanwil Kemenhaj Kalbar Tokoh & Pimpinan MUI se-Kalimantan (Provinsi & Kab/Kota) Unsur TNI/POLRI, Hakim Agama, Akademisi, dan Tokoh Lembaga Islam

HASIL KEPUTUSAN UTAMA Ketua Panitia: H. Muhammad Sani, S.H., M.A.P.

1. Menerbitkan Buku Sejarah Islam Borneo

2. Rakorda 2027 bertempat di Provinsi Kalimantan Utara

POKOK-POKOK SAMBUTAN

1. Waketum MUI Kalbar / Rektor IAIN Pontianak: Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag

Semua Ketua MUI se-Kalimantan sudah menyampaikan program kerja

Harapan: Bantuan Komisi II DPR-RI untuk:

Pembangunan Gedung Sekretariat MUI Kalbar

Perubahan status IAIN Pontianak menjadi UIN

2. Sekjen MUI Pusat: Buya Dr. H. Amirsyah Tambunan

MUI adalah Rumah Besar Bersama, Wadah Persatuan Umat Jaga kebersamaan: “Tempat berbagi, bukan menambah atau mengkali” Catatan: Negara butuh tokoh berilmu sekaligus berakhlak mulia

3. Ketua Komisi II DPR-RI: Dr. H.M. Rifqinizamy Karsayuda

Menyerahkan Bantuan Pengelolaan Sampah Bank Dunia: Rp 157 Miliar kepada Walikota Pontianak & Bupati Sambas

Akan mendukung cetak Buku Sejarah Islam Borneo: 1.000 Eksemplar Analisis Ekonomi Umat: Hanya 5% penduduk kaya, kurang dari 20% di antaranya Muslim Kekayaan alam belum dikelola umat → kesenjangan ekonomi. (RED)